Yohanachen’s Weblog

April 9, 2009

Kunjungan ke Panti Asuhan

Filed under: inspirasi — Tag:, , , , , , — yohanachen @ 1:40 pm

Ngerasa bersyukur banget neh, beberapa waktu yang lalu dikasi kesempatan buat mengunjungi panti asuhan di daerah Lembang. Kami rombongan anak sekolah minggu, bersama guru-gurunya menyempatkan diri datang skaligus ngasi sumbangan juga.

Tnyata gw ngerasa dapet banyak banget berkat….n ngerasa touched banget ngeliat keadaan di sana. Awalnya gw pikir, yah sama aja lha namanya ke panti asuhan ya gitu2 aja, terharu n kasian, trus bersyukur karna gw masi punya ortu. that’s all.

Namun, tak disangka tak dinyanya….gw salah teman-teman!! Salah!! Skali lagi ah…SALAH!!!  Biasa gw ngeliat anak2 panti yang wajahnya lesu, ataupun cuek, seolah2 uda ga ngerasa apa2 lage, uda pasrah n terbiasa ma keadaan mereka. Tapi kali ini, gw ngeliat wajah2 yang berbeda. Wajah2 yang penuh semanget, ceria, dan sukacita!!! wow..wow…wow!! acung 3 jempol deh (napa cuma 3? yang satu lg dipake ngupil boo…)

Saat baru ngeliat mreka gw uda cukup takjub ngeliat ekspresi tersebut, rasanya ada yang lain. Dan yang paling bikin gw takjub adalah saat mreka menyanyi lagu pujian “OH, sukacitaku pam..pam..pam..pam……….kutemukan Juruslamat, Dia mati bagiku. SUkacitaku kini penuh..” Hm, gw agak lupa kata2 lagunya, tapi gitu deh klo ga salah. WOw, mreka menyanyikan lagu itu dengan penuh sukacita!!!!! Bener2 sukacita dari hati!! Kepancar dari sorot matanya!!

Gw tertegun (tsaahhhh…), luar biasa yah, mereka bisa mengatakan dengan lantangnya, klo mereka sukacita walau mereka tinggal di tempat yang jauh dari layak. Mata mereka bisa mancarin kegembiraan walau mereka sadar kalau orangtua mereka gamau melihara mereka. Mereka masih bisa nyanyi memuji Tuhan walau sepatu yang mereka pakai uda lobang, dan baju yang mereka pakai uda berwarna jauh lebih muda dari warna aslinya..

Sedangkan gw??? selalu ngomel2 bahwa ortu gw cerewet…padahal secerewet2nya mereka, ga pernah berniat bt ngebuang gw, masih selalu menuhin sgala kebutuhan gw, dan cerewet itupun karna mereka perhatian…

Fiuhh…tarik napas dalem2…buang, jangan ditahan!!

Yap, sekali lagi gw diingatkan….bersyukur…bersyukur..dan bersyukur…

Oktober 26, 2008

Inspirasi dari Buah yang Kecil (part 1)

Filed under: religi n perenungan — Tag:, , , , , , , , — yohanachen @ 2:19 pm

Sapa seh yang gatau buah yang satu ini?? Buah imut yang jadi sumber inspirasi buat banyak produk. Mulai dari jus, manisan, es krim, kue, pudding, dan seterusnya dan seterusnya…..hmmm yummy. Belum lagi barang-barang yang mengambil bentuk dan image dari buah ini. Buah asem-asem seger yang bikin orang merem melek sewaktu mencicipi. Juga bentuknya yang kecil dan imut, dengan warna merah yang menggoda….berhasil menarik banyak turis dari luar kota untuk datang ke Bandung, dan rela bayar mahal buat memetik sendiri buah ini, walau harus membayar harga yang lebih mahal, daripada membeli buah yang sudah disajikan dalam plastik (hmm, padahal rasanya sama aja kan hoho…)

Nah pasti sudah tau kan buah apa yang gw maksud ini. Yup tepat…. Buah duren!!! Enggalah, tentunya buah strawberry.

Buah satu ini bisa dibilang buah yang sangat menarik, buat gw tentunya….mengapa?? kita tanya Galileo….Yup itulah yang akan gw bahas dalam tulisan gw kali ini.

Mungkin kalian berpikir, apa sich yang bisa dibahas dari buah kecil segede upil kaya gitu? Nah, karena itu, gw kasi tau dulu dalil Yohana:
Dalil Yohana yang pertama: semua ciptaan Tuhan, pasti diciptakan untuk memberi suatu pelajaran buat manusia
Dalil Yohana yang kedua: sekecil-kecilnya dan setidak berartinya sebuah ciptaan Tuhan, tetap ada pelajarnnya bagi manusia
Dalil Yohana yang ketiga: kalau kalian ngga setuju sama hal-hal yang tercantum di atas, segera lapor ketua RT dalam waktu 1 X 24 jam (???)

Sesuai pernyataan gw tadi, brati kita sepakat kalau strawberry yang lucu dan imoet itu pasti punya pengajaran-pengajaran terpendam yang bisa kita pelajari. Dan sebagai seorang ahli strawberryolog, Yohana akan menerjemahkan bahasa kalbu sang strawberry yang ingin disampaikan pada kalian.

Pertama-tama, hal terluar yang bisa kita lihat adalah bentuknya yang sekilas terlihat menyerupai “hati’, atau tepatnya jantung. Hati adalah suatu yang bersifat “romantis”(duilaaa….), dan tentunya mengingatkan kita suatu kata yang amat sakral, yakni “KASIH”. Kasih yang gw maksud bukan sekedar kasih dari 2 insan yang berlainan jenis (satu tumbuhan, satunya lagi bebatuan…), tapi kasih yang jauh lebih luas, kasih antar teman, kasih antar keluarga, kasih antar sodara, kasih antar musuh, kasih antar orang yang tidak saling mengenal, dan tentunya kasih antara kita dan Tuhan. Dari dulu sampai sekarang, ga pernah kan kita liat stroberi yang bentuknya segitiga atau kubus (kecuali kalau uda direkayasa genetic kali yah). So, Tuhan menciptakan stroberi agar kita selalu ingat….sampai kapanpun….kita ga boleh kehilangan bentuk kasih kita, juga selalu menunjukkan kasih kita dalam kulit kita (bukan kasih yang ditutupi, tapi juga bukan kasih yang dibuat-buat). Filipi 4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! Sama seperti stroberi tetap berbentuk demikian, siapapun yang memakannya, maka kita pun harus menunjukkan kasih kita buat siapapun!

Banyak banget makanan yang diolah, dengan menggunakan nama belakang “rasa stroberi”, ada es krim rasa stroberi, susu stroberi, kue stroberi, odol rasa stroberi, selai stroberi, bahkan baso rasa stroberi (ini beneran ada lho!), jadi terinspirasi mo bikin kawat gigi rasa stroberi neh huhu…. Ada yang mau pesen?mumpung lagi diskon. Wokeee lanjut… Suatu pertanyaan, kenapa stroberi sering banget dipake sebagai rasa dari suatu produk, baik makanan maupun bukan? Tentunya karena stroberi ini punya suatu rasa yang unik dan disukai banyak orang. Untuk membuat produk dengan rasa stroberi ini, tentunya stroberi perlu diolah lebih lanjut. Walau gw bukan seorang ahli bikin makanan, tapi kebayang salah satu proses pembuatannya tentu dengan menghancurkan stroberinya, mungkin juga dengan proses pengeringan, atau dimasak, dan dicampur dengan bahan-bahan lainnya. Luar biasanya, walau telah diproses dan melalui berbagai tahapan yang rumit, stroberi ini tetap mempertahankan rasanya. Tidak kecampur sama rasa dari bahan yang lain. Orang tetap bisa menebak suatu produk mempunyai rasa stroberi, bahkan tanpa perlu membaca labelnya. Cukup merasakan atau mencium baunya, kita tau kalau produk tersebut memiliki rasa stroberi. Rasa maupun aromanya yang unik jadi suatu ciri khas tersendiri yang tentunya berbeda dari rasa-rasa lainnya.

Nah, kita gimana tuh??

Sebagai anak Tuhan yang dituntut untuk beda dari orang-orang dunia, bisa ga kita pertahanin “rasa dan aroma” kita, agar tetap unik, dan tidak berubah, walau kita melalui berbagai hal yang sulit, atau harus bersatu dengan lingkungan yang “dunia’ banget. Kalau kita mau belajar dari stroberi ini, harusnya kita berusaha menjadi “aksen” di tengah lingkungan kita. sesuatu yang berbeda, dan mempunyai ciri khas yang kental sebagai anak Tuhan. Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Matius 5:13 Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Matius 5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

Stroberi yang masih kecil, warnanya cenderung putih agak krem. Saat semakin matang, warnanya berubah menjadi merah muda, dan akhirnya merah tua menggiurkan seperti yang kita liat selama ini. Menurut Teori-teori warna yang ada, warna merah merupakan salah satu dari warna primer. Walau ada beberpa teori warna yang beda dalam menentukan warna apa saja yang termasuk warna primer, namun warna merah merupakan warna yang disetujui oleh semua teori warna, sebagai warna primer. Selain itu, warna merah diasosiasikan dengan “sesuatu yang lebih(bahkan cenderung berlebihan), juga cinta, nafsu, kekuatan, berani, primitive, menarik, bahaya, dosa, pengorbanan, vitalitas” (Design in Dress; oleh Marian L. David). Di beberapa negara Asia khususnya, merah merupakan symbol kebahagiaan. Merah pun dikategorikan sebagai warna “hangat”. Bahkan dalam penelitian psikologi ditemukan, warna merah dapat mengakibatkan detak jantung seseorang berdetak lebih kencang saat menatapnya (hmmm….tips buat menggaet orang yang kita taksir:pakailah baju merah biar jantung si dia berdetak lebih kencang hehe..). Sama seperti stroberi yang memberi semangat untuk orang yang melihatnya, bisa ga yah kita juga jadi pendorong atau penyemangat untuk orang yang melihat kita. Selain itu, orang merasa hangat dan bersemangat saat melihat kita. Bukannya malah lesu dan malas saat bertemu kita. Berarti ga menjadi berkat dunk. Bahkan dari warna merahnya saja, bisa dijabarkan banyak hal, seperti keberanian, pengorbanan, dll seperti arti dari warna merah tersebut. Namun hal utama dari kasih yang dipancarkan oleh warna merah adalah, setiap saat “merah” kita harus semakin tua dan pekat. Semakin menyala dan bukannya justru semakin lemah. Biarlah Roh kita selalu menyala-nyala, demikian juga dengan semangat dan kasih kita, hari demi hari kita tingkatkan dan perbaharui. So, BUKTIKAN MERAHMU…

September 26, 2008

Aurora Borealis

Filed under: religi n perenungan — Tag:, , , — yohanachen @ 2:45 pm

Topik pembicaraan (dibaca: obrolan ngalor-ngidul) kita kali ini bertema “Aurora”, mungkin banyak di antara kita yang bertanya-tanya, makhluk apakah gerangan Tante Aurora ini.

Aurora adalah fenomena pancaran cahaya yang menyala-nyala pada lapisan ionosfer dari sebuah planet sebagai akibat adanya interaksi antara medan magnetik yang dimiliki planet tersebut dengan partikel bermuatan yang dipancarkan oleh matahari (angin matahari). Di bumi, aurora terjadi di daerah di sekitar kutub Utara dan kutub Selatan magnetiknya. Aurora yang terjadi di daerah sebelah Utara dikenal dengan nama Aurora Borealis, yang dinamai berdasar Dewi Fajar Roma, Aurora, dan nama Yunani untuk angin utara, Boreas. Ini karena di Eropa ia kerap dilihat kemerah-merahan di ufuk utara seolah-olah matahari akan terbit dari arah tersebut. Aurora borealis selalu terjadi di antara September dan Oktober dan Maret dan April. Fenomena aurora di sebelah Selatan yang dikenal dengan Aurora Australis mempunyai sifat-sifat yang serupa.”

Nah, penjelasan tadi adalah penjelasan yang gw dapat dari Wikipedia. Mungkin masih banyak penjelasan lain yang lebih ilmiah, tapi gw rasa segitu uda cukup, dan kalau ada yang pengen tau lebih jauh, bisa cari sendiri ya….

Kenapa yah mendadak gw pengen ngomongin soal ini?? Hmmm… ternyata oh ternyata, sejak lama gw seneng banget sama Aurora ini. Waktu kecil gw yang memang dasarnya uda intelektual ini pernah melihat gambar mba Aurora yang keren tersebut, duhhh…. ga nyangka terekam di otak, dan bener-bener bikin penasaran deh. Bahkan gw sempet kepikir pengen punya doggy, anak, atau kura-kura yang namanya Aurora. Pokonya Aurora bagi gw menyimpan suatu kesan yang sungguh amat sangat mendalam sekali, dua kali, dan seterusnya

Saat melihat pemandangan Aurora ini, walau hanya di foto, tapi menumbuhkan berjuta khayalan tingkat tinggi dalam benak gw. Rasanya cantik, misterius, romantis, dan amazing banget (kaya gw banget pokoke). Duh Tuhan, koq Engkau kepikiran yah menciptakan suatu fenomena yang luar biasa maha indah ini.

Seperti uraian dia atas tadi, kita tau fenomena tersebut bisa diamati oleh-oleh penduduk yang hidup di dua alam, bukan amfibi, tapi di Kutub Utara dan Kutub Selatan tentunya. Sirik yah, kenapa kita yang tinggal di negara tropis ini tidak bisa ngeliat keindahannya Aurora ini . Diem-diem ini jadi obsesi terpendam gw(stt….rahasia kan!!!), suatu saat gw pengen ngeliat yang namanya Aurora ini, bukan dari foto, tapi dari mata kepala sendiri!! Amen…..

Setelah berpikir sejenak, mmm….kepikir deh, kenapa Tuhan menampilkan skyview itu di daerah tersebut. Kita coba bayangkan deh, bagaimana susahnya hidup di daerah Kutub, selain cuaca yang ekstrim, juga cahaya matahari yang jarang menyinari (duilaa…), bagaimana bosennya tinggal di sana tentu bisa bikin orang-orang stress. Namun Tuhan kasih mereka pemandangan yang luar biasa!!! Suatu berkat untuk mereka renungkan tentunya (kalau aja mereka baca blog ini…)

Seperti yang tadi uda gw sebut di awal, banyak khayalan yang melintas di kepala gw saat membayangkan Aurora ini. Suatu pita indah yang Tuhan bikin di langit, rasanya seperti melihat segaris kemuliaan Tuhan yang berjejak di langit. Terbayang betapa megah kemuliaan Tuhan yang sesungguhnya.

Sempat kepikir juga, andaikan suatu saat kita diangkat ke awing-awang, apa mungkin kita berjalan diiringi cahaya kemuliaan seperti Aurora ini, atau pita cantik itu yang jadi karpet kita…

Bagaimana kalau cahaya-cahaya tersebut terdiri dari malaikat-malaikat Tuhan yang bercahaya, dan sedang memandang ke bumi, sembari menatap kita satu-persatu, n mencatat, setiap detil perbuatan yang kita lakukan selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan seterusnya….

Melihat Aurora ini rasanya ada perasaan terharu yang keluar, juga perasaan misterius dan syukur yang luar biasa. Di tengah teknologi yang semakin canggih ini, bisakah kita ambil sejumput saja dari sinar itu, dan kita taruh dalam toples kaca untuk nerangin kamar kita waktu malam?!

Mmmm… Aurora ini melukiskan sesuatu yang agung, mulia, indah, luar biasa, ajaib, dan misterius. Sesuatu yang membuat manusia takjub dan bertanya-tanya. Bisa ga yah, kita bersinar seperti itu di dunia ini, dengan segala perbuatan kita, bukankah kita diminta untuk menjadi terang dunia. Aurora ini tampak indah karena langit di belakangnya hitam dan gelap, demikian juga, di tengah dunia yang gelap ini, bisa ga yah, jadi terang yang berbeda dan menampakkan kemuliaan Tuhan dalam diri kita.

Atau justru kita menjadi seperti “black-hole”, lubang hitam yang menyedot apapun yang ada di sekitar kita; dan menjadi batu sandungan untuk lingkungan kita.

Nah lo……pikirkan baik-baik ya………

Tuhan memberkati

Tema: Banana Smoothie. Blog pada WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.